Tampilkan postingan dengan label Keren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keren. Tampilkan semua postingan

20 Adegan Di One Piece yang Fenomenal

20. "Then I shall go wherever U may" Boa Hancock
Haha. Adegan Hancock jatuh cinta ini benar-benar menghacurkan "Pola" one piece yang semula tanpa Love story sama sekali. XD Well, memang cinta yang diderita Hancock agak tidak biasa. Tapi Aq sangat suka ekspresi Hancock di adegan ini. Dan bagiQ adegan ini sangat besar perannya terhadap keseluruhan cerita, ingat Hancock adalah seseorang dengan julukan Ratu Bajak Laut karena kecantikannya! Siapa sangka dia akan jatuh cinta dengan Luffy?? XD

19. PINK SNOW in Drum Island
Kata-katanya biasa saja. Tapi yang membuatQ menjadikan adegan ini adegan favorit adalah kejeniusan Oda memadukan salju berguguran, warna pink dan Drum Rock yang menjulang tinggi menjadikannya seperti pohon Sakura raksasa. XD komikus hebat ini memang Luar Biasa.

18. Kedatangan Blackbeard Pirates
It,s Thrilling!! Freaking Thrilling! :X Kurohige adalah tokoh favoritQ di semua komik karena kenaturalannya. Dan saat dia tiba-tiba menginterupsi perang dengan membawa monster-monster bersamanya, wew. BagiQ benar-benar mengagumkan sekaligus mengerikan. :X

17. The Death of Portgas D. Ace
Adegan Kematian Main Character pertama di one Piece!! Bahkan yang tewas adalah Portgas D Ace, anak Raja Bajak Laut, kakak angkat tokoh utama dan komandan divisi dua bajak laut terkuat!! Oda benar-benar melakukan yang namanya "HIT THE POINT" di sini. XD Banyak sekali penggemar Ace yang menyayangkan hal ini, tapi ternyata Oda membunuhnya.

16. Pemukulan Tenryuubito
Seperti kata Oda di SBS. Luffy akan selalu bertindak terlebih dahulu baru berpikir. XD haha. Adegan ini memang menunjukkan keegoisan Luffy yang hanya memikirkan temannya, tapi tetap saja adegan ini kerennya minta ampun.

15. Kemunculan 11 Supernovas
9 Karakter dengan desain super terencana, kekuatan yang berbeda-beda dimunculkan dalam satu chapter langsung!! Adegan-adegan kemunculan supernova menurutQ terlalu keren!! Kidd, Law, Bonney, Capone, Urouge, Killer, Apoo, Hawkins dan X Drake langsung menyentuh hati para pembaca sesaat setelah muncul. Tentu saja itu dikarenakan kehebatan Oda sensei dalam meramu suatu adegan

14. Peristiwa Membelah Langit
SUPEEEER!!! Sebenarnya beberapa panel sebelum adegan ini ada juga adegan yang sangat keren. Yaitu adegan saat Shanks berjalan dalam diam dan anak buah WB berjatuhan! XD Tapi tetap saja bentrok dua orang Yonkou yang berujung membelahnya langit (Qjelaskan peristiwa ini di artikel sebelumnya) ini terlalu keren dan sangat pantas masuk 20besar!

13. "Your father is none other than pirate king, Gol D Roger!!"
Inilah adegan "GIGANTIC TWIST" di One Piece! Tak pernah terpikir Roger punya anak. Dan tak pernah terpikir anak itu adalah Ace!!! Serangan SUPERSHOCK ini membuat semua forum one piece ramainya bukan main! Aq takjub melihat forum-forum luar menjadi puluhan page gara-gara chapter ini. Hahaha

12. Penguburan Going Merry
Kesedihan eh?? Legenda Klaubertemann membuat adegan ini semakin menusuk hati pembaca. Aq benar-benar ingat Masashi Kishimoto (komikus Naruto) mengatakan dia penggemar One Piece dan adegan ini adalah adegan yang membuatnya menangis!! Huuuuaaa T,T sama sensei Kishi.

11. "I have My Crew"
Paling baru nih.. Mungkin adegan ini jadi sangat berkesan karena sudah 2tahun (Waktu qta) Kelompok topi jerami tidak berkumpul. Memang Aq ingin melihat mereka bersama kembali, tapi Aq sangat yakin apapun yang dilakukan Oda untuk komiknya, tidak akan ada yang sia-sia. XD Jadi tetap menikmati one piece walaupun itu Flashback atau apapun.

10. The Great Flying Bird Saves The Country of Arabasta
"Aku.. adalah pelindung Arabasta. Falcon... Sudah tugasku.. untuk melindungi keluarga kerajaan."
T,T woW..Hanya wow.. Pell benar-benar ksatria, dan kisah kepahlawanannya yang ini benar-benar akan dikenang sepanjang sejarah Arabasta. Sayang sekali ternyata oda tidak membunuhnya.. XD

9. "From now on no matter what happens, the sign on this left arm.. will forever be the sign of our friendship"
Aq benar-benar sedih saat membaca adegan ini! Sungguh!! T,T Vivi benar-benar karakter menarik. sayang sekali akhirnya dia tidak bisa meneruskan perjalanan. Dan simbol di tangan kiri sebagai simbol persahabatan merupakan ide yang sangat cemerlang.

8. "Kau tak tahu apapun!"
"Ya.. Aq tak tahu apapun"
"Bukankah sudah Qbilang pergi!?"
"Ya.. Kau menyuruhQ untuk pergi.."
"...."
"Luffy... TOLONG"
BagiQ percakapan ini sangat natural. Sifat Luffy yang tidak mempedulikan alasan, (Luffy tertidur saat Nojiko bercerita tentang masa lalu mereka) sangat terlihat di sini. dan ekspresi kesedihan Nami terlalu nyata di adegan ini. T,T Aq benar-benar bergetar membaca adegan ini.

7. kematian Edward Newgate
Ini dia, adopsi kematian berdirinya Benkei Musashi yang terkenal dalam sejarah Jepang. Oda membuat Whitebeard mati berdiri dengan gagahnya!! Tanpa Luka punggung sedikitpun!! Apalagi kata-kata "ONE PIECE IT EXIST" yang keluar sebelum kematiannya benar-benar menggetarkan jiwa. Hebat pokoknya adegan ini. T.T


6. "Wajar bila kalian merasa berduka.. dan wajar pula bila kalian tidak bisa menahannya. Kita telah kehilangan banyak, dan tidak memperoleh apa-apa. Tapi ini adalah suatu kemajuan. Siapapun yang kalian lawan, perang telah terjadi. Tapi.. kini sudah selesai!! TIDAK ADA ORANG YANG BISA MENGABAIKAN MASA LALUNYA!.. KALIAN AKAN BANGKIT DI ATAS PERANG INI... DAN MELANJUTKAN HIDUP!!" Nefertari Cobra
Kata-kata ini keluar dari mulut Raja Cobra setelah perang usai. Gila! Luar Biasa!! Cobra adalah Raja terbijaksana yang pernah ada! Dia benar-benar orang besar! Kalian tahu betapa sulitnya membangkitkan kembali semangat para pemberontak yang ternyata kena hasut? Well, Cobra melakukannya dengan beberapa kalimat!! Oda menggambarkan para pemberontak dan tentara bergetar hebat saat mendengar kalimat Raja mereka ini, bahkan Chaka menangis. Well, Aq sebagai pembaca "hebatnya" juga merasa demikian. T,T

5. The War has Started
Yeaaaah!!! Perang terbesar, tercerdik, terseru, penuh taktik dan intrik, penuh tokoh-tokoh berkekuatan super diramu dengan super luar biasa. Perang terbaik dalam sejarah perkomikan menurutQ. Mengingat perang di komik lain selalu berakhir dengan "One on One" karakter-karakter kuat. :p Coba perang di one piece, "MUSUH DI DEPANLAH YANG HARUS DIHADAPI" itulah esensi perang besar sebenarnya! Bahkan perang ini dimulai dengan TSUNAMI!!! HAHAHA.. Oda.. Oda..

4. "Zoro!! Sanji!! Usopp!! Nami!! Maaf ya.. Aku bakal mati, nih... hehe" BLAAAAAAAAADAAAAAAAAAAAR!!!
XD haha.. Smoker sampai tidak percaya Luffy tertawa sesaat mengetahui dia akan mati. Aq masih mengatakan peristiwa ini adalah murni kehendak langit. (baca artikel tentang Dragon dan pasukan revolutioner XD). Adegan yang ini masuk 5besar FavoritQ lo!! Sangat sulit membuat adegan sedramatis ini!!

3. The Declaration of War
ini dia! No3 favoritQ!! Terlalu keren sampai tidak bisa berkata apa-apa! Pernyataan perang dengan membakar bendera pemerintahan dunia!! Langsung di pulau pengadilan pula!! XD Terlalu keren Luffy!! Terlalu keren!! Kau benar-benar tahu cara supaya terlihat keren! Hahaha.. XD


2. "A man's dream will never die!!!
Kalian tahu? Ini satu-satunya adegan 2 halaman di one piece yang sekelilingnya tanpa detail!!! Hanya objek bergerak yang tergambar!! Ya! ini adalah pertemuan dua orang terbesar kelak di dunia One Piece. Sepertinya Oda sudah menentukan Kurohige sebagai halangan terbesar Luffy menemukan One Piece sejak volume 24 ini!!!


1. "Paman! Kau dengar? Kami telah menemukan kota emas yang sudah dinanti selama 400tahun ini!! Kota emas itu.. Ada di langit!!"
Kelihatannya sejak membaca adegan inilah aq benar-benar menikmati cerita one Piece. Inilah satu-satunya "suara hati" si tokoh utama di One Piece!! Luffy selama ini tidak pernah berbicara dalam hati!! Dan sampai sekarang baru kata-kata ini yang dikeluarkannya dari hati tanpa diucapkannya. Memang isi kalimat yang diucapkannya dalam hati ini sangat menggugah perasaan pembaca. APalagi jika dikombinasikan dengan cerita menyedihkan Monbran Norland dilanjutkan cucu buyutnya yang terus mempercayai kebenaran nenek moyangnya!! Benar-benar cerita yang bagus dan adegan terbaik menurutQ! T,T

Bombastis Bill Gates Berbicara adalah Emas



Jika mendengar nama ini, orang akan langsung ingat dua hal, yakni Microsoft dan kekayaan. Yah, memang tak bisa dimungkiri, orang mengenal Bill Gates sebagai pendiri perusahaan piranti lunak terbesar di dunia. Selain itu, kekayaan yang diperolehnya dari perusahaan itu telah membuatnya jadi orang terkaya di dunia beberapa tahun berturut-turut, tanpa pernah tergeser ke posisi kedua sekalipun. Konon, kekayaannya mencapai 71% nilai anggaran belanja negara kita, yakni lebih dari Rp500 triliun. Sungguh fantastis! Tapi, semua itu tentu melalui proses panjang. Semua berawal dari impian Bill Gates saat masih muda. Ketika itu, sekitar tahun 70-an, ia yang hobi mengutak-atik program komputer



memimpikan bisa menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Sesuatu yang dianggap sulit diwujudkan pada masa itu. Sebab, pada tahun itu komputer masih berukuran sangat besar dan hanya dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu saja. Kelahiran Seattle dari pasangan seorang pengacara dan pegawai bank ini memang terkenal cukup ambisius. Pada saat masih sekolah dasar, semangatnya yang cenderung menyulitkannya dalam pergaulan membuat orang tuanya memindahkan sekolahnya ke sekolah unggulan khusus laki-laki di Lakeside School. Di sekolah itulah ia pertama kali berkenalan dengan dunia yang mengantarkan pada bakatnya di bidang pemrograman. Saat itu ia mengenal mesin teletype, semacam mesin ketik yang bisa diberi program sederhana. Dari mesin itu, kemudian dia mulai menguasai dengan baik bahasa pemrograman BASIC. Ia pun lantas bertemu dengan komunitas penggemar program dan sering menghabiskan waktunya berjam-jam untuk menekuni hobi tersebut. Ayah tiga anak ini kemudian mengembangkan bakatnya saat kuliah di Universitas Harvard. Namun, saat kuliah di universitas elit di Amerika itu, lagi-lagi ambisi Bill Gates membuatnya lebih memilih untuk mewujudkan impiannya, dibandingkan harus menyelesaikan studi. Ia memilih drop out dan berkomitmen kuat untuk mewujudkan ambisinya. Komitmen itu diwujudkan dengan ketekunan, ketelatenan, dan keuletan, sehingga pelan tapi pasti hobinya membuat program telah menjadi bisnis yang kian menguntungkan. Ia kemudian juga bertemu dengan Paul Allen, rekan yang kemudian turut membantunya mewujudkan impian menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Duet mereka banyak menghasilnya program-program unggulan, salah satunya MS-DOS yang kemudian banyak dipakai sebagai software di berbagai komputer. Berbagai inovasi tak henti dilakukannya. Hasilnya? Seperti yang dilihat banyak orang saat ini. Impian Bill Gates telah menjadi nyata. Hampir setiap rumah, kini mempunyai komputer. Dan, hebatnya, sistem operasinya kebanyakan menggunakan produk Microsoft. Inilah yang membuat pundi-pundinya terus mengembang. Kini, dengan kekayaannya tersebut, Bill Gates dan istrinya, Melinda, kemudian mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan bentukan Gates ini digunakan untuk berbagai kegiatan sosial. Mulai dari menyalurkan beasiswa kepada kaum minoritas, berperang melawan penyakit seperti AIDS dan berbagai penyakit lainnya, hingga memerangi kelaparan dan kemiskinan. Tak tanggung-tanggung, pasangan suami istri ini menyumbangkan lebih dari US$ 5 miliar untuk kepentingan yayasan ini. Sebuah sumbangan terbesar di dunia yang pernah diberikan pada sebuah yayasan sosial. Sebuah impian, jika disertai dengan keyakinan kuat dan kerja keras, serta dilandasi komitmen perjuangan tanpa henti, akan memberi hasil yang gemilang. Bill Gates adalah bukti nyata bahwa impiannya yang pernah dianggap mustahil, kini mampu diwujudkannya. Nilai keyakinan dan perjuangan inilah yang bisa kita contoh dalam kehidupan kita. Selain itu, kepedulian Bill Gates untuk berbagi juga bisa dijadikan teladan bahwa sukses akan lebih berarti jika kita bisa saling berbagi.

sumber:http://news-corp.blogspot.com/2015/01/bombastis-bill-gates-berbicara-adalah.html

Pidato Bill Gates di Harvard


Pidato Bill Gates di acara Wisuda Mahasiswa Harvard 7 Juni 2007.

Presiden Bok, mantan presiden Rudenstine, presiden terpilih Faust, para anggota Harvard Corporation dan Dewan Pengawas, dosen-dosen, para orang tua dan khususnya mahasiswa yang lulus:

Saya telah menunggu lebih dari 30 tahun untuk mengatakan hal ini, �Ayah, saya selalu bilang bahwa saya akan kembali untuk mengambil gelar saya.�

Saya ingin berterimakasih ke Harvard untuk penghargaan yang diberikan tepat pada waktunya ini. Tahun depan saya akan memulai pekerjaan baru dan sangat senang untuk akhirnya bisa mencantumkan gelar universitas di resume saya.

Saya ingin mengucapkan selamat kepada semua yang lulus hari ini karena berhasil mendapat gelar kalian lewat cara yang langsung. Saya sendiri cukup senang ketika Crimson menjuluki saya sebagai �Harvard drop out yang paling sukses.� Sepertinya ini membuat saya peringkat pertama (valedictorian) angkatan yang spesial . . . saya yang terbaik di antara orang-orang yang gagal.

Tetapi saya juga mau dianggap sebagai orang yang membuat Steve Ballmer untuk drop out dari sekolah bisnis. Saya rupanya punya pengaruh yang buruk. Oleh karena itu saya diundang untuk berbicara pada acara wisuda kalian. Jika saya berbicara pada acara orientasi kalian, mungkin jumlah kalian jadi lebih sedikit hari ini.

Harvard merupakan pengalaman sangat fenomenal bagi saya. Kehidupan akademik sangat mempesona. Saya dulu suka ikut kuliah kelas-kelas yang tidak pernah saya daftar. Kehidupan asrama juga sangat menyenangkan. Ketika itu saya tinggal di Radcliffe, di Currier House. Selalu saja ada banyak orang di kamar saya mendiskusikan berbagai hal sampai larut malam, karena semua orang tahu saya tidak perlu khawatir untuk bangun di pagi hari. Begitu ceritanya yang membuat saya menjadi pemimpin grup anti sosial. Kami jadi bergantung satu sama lain sebagai suatu bentuk penolakan kami terhadap orang-orang sosial.

Radcliffe merupakan tempat yang sangat asyik untuk ditinggali. Ada banyak mahasiswi di sana dan kebanyakan merupakan tipe saintis-matematikawan. Kombinasi ini memberikan peluang yang terbaik bagi saya, jika anda mengerti apa yang saya maksud. Di sini saya mengambil pelajaran berharga bahwa memperbaiki peluang tidak memberikan jaminan sukses.

Salah satu ingatan terbesar saya tentang Harvard terjadi di bulan Januari 1975, ketika saya menelpon dari Currier House ke perusahaan di Albuquerque yang baru saja mulai membuat komputer pribadi. Saya menawarkan piranti lunak ke mereka.

Saya khawatir mereka akan sadar bahwa saya hanya seorang mahasiswa yang tingal di asrama dan akan menutup telpon. Tetapi ternyata mereka bilang �kami belum siap, coba hubungi kami lagi dalam sebulan,� yang ternyata merupakan suatu hal yang bagus, karena kami belum menulis software tersebut. Sejak saat itu, saya bekerja siang malam di projek ekstra kredit ini, yang menandai tamatnya pendidikan tinggi saya dan mulainya perjalanan luar biasa saya dengan Mircosoft.

Apa yang saya ingat di atas segalanya tentang Harvard adalah keberadaan saya di tengah-tengah energi dan inteligen yang luar biasa. Pengalaman ini bisa menyenangkan, menakutkan, kadang-kadang bahkan mematahkan semangat, tetapi selau menantang. Betul-betul merupakan kesempatan yang luar biasa�dan walaupun saya pergi meninggalkannya sangat cepat, saya telah terbentuk oleh pengalaman saya di Harvard, perkawanan yang saya ciptakan dan ide-ide yang saya kerjakan.

Tetapi melihat ke masa lalu secara serius . . . ada satu hal besar yang saya sesalkan.

Saya meinggalkan Harvard tanpa memiliki kesadaran mengenai kesenjangan buruk yang melanda dunia- ketimpangan antara kesehatan, dan kekayaan, dan kesempatan yang mengutuk jutaan manusia hidup dalam keputusasaan.

Saya belajar banyak di Harvard mengenai ide-ide baru di bidang ekonomi dan politik. Saya terkekspos banyak terhadap kemajuan-kemajuan di bidang sains.

Tetapi pencapaian terbesar kemanusiaan bukanlah pada penemuan-penemuannya�melainkan bagaimana penemuan-penemuan tersebut digunakan untuk mengurangi kesenjangan. Baik itu lewat demokrasi, pendidikan publik yang kuat, kesehatan yang berkualitas maupun kesempatan ekonomi yang luas�mengurangi ketimpangan merupakan keberhasilan tertinggi umat manusia.

Saya meninggalkan kampus tanpa banyak tahu tentang jutaan orang muda yang tercurangi oleh kesempatan mengeyam pendidikan di negara ini. Dan saya tidak tahu apa-apa mengenai jutaan orang yang hidup dalam jeratan kemiskinan dan penyakit di negara-negara berkembang.

Perlu puluhan tahun untuk membuat saya sadar.

Kalian datang ke Harvard pada era yang sangat berbeda. Kalian tahu mengenai ketimpangan dunia ketimbang para lulusan yang datang sebelum kalian. Dalam waktu kalian di sini, saya harap kalian memiliki kesempatan untuk memikirkan bagaimana�dalam era kemajuan teknologi yang pesat�kita dapat memecahkan masalah ketimpangan-ketimpangan ini.

Bayangkan, katakanlah untuk sekedar diskusi, kalian punya ekstra waktu setiap minggu dan beberapa dolar lebih dalam sebulan untuk disumbangkan pada hal tertentu�dan kalian ingin menghabiskan waktu dan uang tersebut untuk suatu hal yang memiliki hasil yang terbesar dalam menyelematkan dan meningkatkan hidup orang banyak. Dimana kalian ingin menghabiskannya?
Bagi Melinda dan saya, tantangannya sama: bagaimana kami bisa melakukan suatu hal yang baik dalam jumlah besar dengan sumber yang kami miliki.

Ketika berdiskusi soal ini, Melinda dan saya membaca sebuat artikel mengenai jutaan anak-anak yang melarat kesakitan di negara-negara miskin dari penyakit-penyakit yang lama telah kita basmi di negara ini. Measles, malaria, pneumonia, hepatitis B, yellow fever. Satu penyakit yang tidak pernah saya dengar sebelumnya, rotavirus, membunuh setengah juta anak-anak setiap tahun�tidak satupun dari mereka di Amerika Serikat.

Kami sangat terkejut. Kami sebelumnya berasumsi jika jutaan anak-anak melarat kesakitan dan mereka bisa ditolong, dunia akan memprioritaskan penemuan dan penyebaran obat-obatan untuk membantu mereka. Tetapi ini tidak terjadi. Untuk kurang dari satu dolar, ada beberapa intervensi yang dapat menyelamatkan jiwa tetapi tidak disalurkan.

Jika anda percaya bahwa setiap kehidupan memiliki harga yang sama, sangat mengusik hati untuk menyadari bahwa beberapa jiwa dilihat penting untuk diselamatkan, sedangkan beberapa yang lain tidak. Kami akhirnya bilang kepada diri kami: �Tidak mungkin begini kenyataannya. Tetapi jika ini benar, maka ini harus jadi prioritas kedermawanan kami.�

Jadi kami mulai usaha kami dengan cara yang sama dengan setiap orang yang ada di sini memulai sesuatu. Kami bertanya: �Bagaimana sampai dunia membiarkan anak-anak ini meninggal?�

Jawabannya mudah, dan kejam. Pasar tidak memberikan apa-apa dengan menolong anak-anak ini, dan pemerintahan tidak mensubsidinya. Jadi banyak anak meninggal karena ibu-ibu dan bapak-bapak mereka tidak memiliki kekuasaan di pasar dan tidak memiliki suara di sistem ini.

Tetapi kalian dan saya memiliki keduanya.

Kita dapat membuat kekuatan-kekuatan pasar bekerja lebih baik untuk orang-orang miskin jika kita dapat mengembangkan kapitalisme yang lebih kreatif�jika kita dapat memperpanjang jangkauan kekuatan-kekuatan pasar sehingga lebih banyak orang dapat mengambil untung, atau setidaknya dapat mencari nafkah dengan memberikan pelayanan kepada orang-orang yang dilanda ketimpangan terburuk. Kita juga bisa menekan pemerintahan di segala penjuru dunia untuk membelanjakan uang pajak rakyatnya dengan cara-cara yang lebih sesuai dengan nilai-nilai orang-orang yang membayar pajak tersebut.

Jika kita dapat menemukan berbagai cara yang dapat membantu orang-orang miskin sehingga dapat menghasilkan untung bagi bisnis dan suara bagi politisi, kita akan dapat menemukan cara yang sustainable untuk mengurangi ketimpangan-ketimpangan dunia. Kerjaan ini tidak akan pernah selesai. Tetapi usaha yang serius untuk menjawab tantangan ini akan merubah dunia.

Saya optimis kita bisa melakukan hal ini, tetapi saya juga bicara denga para skeptik yang mengklaim bahwa tidak ada harapan. Mereka bilang: �Ketimpangan telah ada dengan kita sejak dari awal, dan akan ada bersama kita sampai akhir jaman�karena orang-orang . . . tidak . . . peduli.� Saya sama sekali tidak setuju.

Saya percaya kita memiliki kedermawanan yang lebih banyak dari apa yang bisa kita perbuat dengan kedermawanan tersebut.

Kita semua di Halaman (Harvard Yard) ini, pada satu saat atau lainnya, telah melihat tragedi kemanusiaan yang menyanyat hati, tetapi kita tidak melakukan apa-apa�bukan karena kita tidak peduli, tetapi karena kita tidak tahu harus berbuat apa-apa. Kalau kita tau bagaimana menolong, pasti kita akan bertindak.

Halangan untuk berubah bukanlah ketidakpedulian, melainkan karena terlalu banyak kompleksitas.

Untuk merubah kepedulian menjadi aksi, kita perlu melihat suatu masalah, solusinya dan hasil dari solusi tersebut. Tetapi kompleksitas memblokir ketiga langkah tersebut.

Walaupun dengan adanya internet dan beita 24 jam, tetap saja merupakan usaha yang sangat rumit untuk membuat orang-orang melihat masalah-masalah yang sebenarnya. Ketika pesawat jatuh, para pejabat seketika memanggil konferensi pers. Mereka berjanji untuk menginvestigasi, mencari penyebabnya dan menghindari kecelakaan yang sama di masa depan.

Tetapi jika para pejabat benar-benar mau jujur, mereka akan bilang, � Dari semua orang di dunia ini dari hal-hal yang bisa dihindari, setengah persen dari mereka adalah penumpang pesawat ini. Kami akan melakukan semua usaha untuk memecahkan masalah yang merengut jiwa setengah persen.�

Masalah yang lebih besar bukanlah pesawat jatuh, tetapi jutaan kematian yang bisa dihindari.

Kita tidak banyak membaca soal kematian-kematian ini. Media hanya meliput hal-hal yang baru�dan jutaan orang meninggal bukanlah hal yang baru. Jadi berita ini hanya mengendap di belakang, dimana lebih mudah untuk tidak diperhatikan sama sekali. Tetapi ketika kita melihat atau membacanya, sulit untuk tetap memusatkan perhatian kita pada masalah ini. Sangat pelik untuk melihat penderitaan jika situasinya sangat kompleks sehingga kita tidak tahu bagaimana mau menolong. Dan jadinya kita berpaling muka.

Jika kita benar-benar dapat melihat masalahnya, yang merupakan langkah pertama, kita dihadapkan pada langkah kedua: mengurai benang kusut untuk menemukan solusi.

Menemukan solusi sangat penting jka kita ingin benar-benar menggunakan kepedulian kita secara maksimal. Jika kita memiliki jawaban-jawaban yang jelas dan teruji setiap kali sebuah organisasi atau individu bertanya �Bagaimana saya bisa bantu?�, makan kita dapat bertindak�kita dapat memastikan tidak ada satupun kepedulian di dunia ini yang terbuang sia-sia. Tetapi kompleksitas menjadikannya sangat sulit untuk membuat telusuran tindakan bagi orang-orang yang peduli�dan ini membuat kepedulian mereka menjadi sangat sulit.

Menerobos kompleksitas untuk mencari solusi harus melewati empat langkah yang bisa diramalkan: rumuskan suatu tujuan, cari pendekatan yang menggunakan daya pengungkit yang tinggi, temukan teknologi ideal untuk pendekatan tersebut, dan untuk saat ini, gunakan teknologi yang sudah ada secara cerdik�baik itu yang mutakhir seperti obat-obatan, atau yang lebih sederhana seperti kelambu.

Epidemik AIDS dapat dijadikan contoh. Tujuan yang luasnya, tentu saja, untuk memusnahkan penyakit ini. Pendekatan dengan daya ungkit yang tinggi adalah penghindaran. Teknologi ideal adalah vaksin yang memberikan imunitas sepanjang hidup dengan satu dosis. Jadi pemerintah, perusahaan farmasi, dan yayasan mendanai riset vaksin. Tetapi hasil kerja mereka biasanya akan makan waktu puluhan tahun, jadi saat ini, kita harus bekerja dengan apa yang kita miliki�dan cara preventif yang paling baik yang kita miliki saat ini adalah untuk menyerukan kepada orang-orang untuk menghindari tingkah laku yang beresiko.

Untuk mencapai tujuan tersebut perlu siklus empat-langkah lagi. Ini polanya. Yang paling penting adalah untuk tidak pernah berhenti berpikir dan bekerja�dan jangan pernah melakukan apa yang kita pernah lakukan terhadap malaria dan tuberculosis di abad ke-20�yaitu menyerah kepada kompleksitas.

Langkah terakhir�setelah melihat masalah dan menemukan suatu pendekatan�adalah untuk mengukur hasil dari kerja kalian dan membagi kesuksesan dan ketidakberhasilan sehingga orang lain dapat belajar dari usaha-usaha kalian.

Tentu anda perlu statistik. Anda harus dapat menunjukkan bahwa suatu program adalah untuk memvaksinasi jutaan anak-anak. Anda harus dapat menunjukkan pengurangan jumlah anak-anak yang meninggal dari berbagai penyakit ini. Hal ini sangat esensial bukan saja untuk memperbaiki program tersebut, tapi juga untuk mendapatkan investasi dari bisnis dan pemerintah.

Tapi jika kalian ingin memberikan inspirasi bagi orang-orang untuk berkecimpung, kalian harus dapat menunjukkan lebih dari angka-angka; kalian harus dapat menyalurkan sisi kemanusiaan dari hasil usaha kalian�sehingga orang-orang dapat merasakan apa artinya menyelamatkan jiwa bagi keluarga yang bersangkutan.

Saya ingat pergi ke Davos beberapa tahun lalu dan duduk di panel kesehatan dunia yang mendiskusikan berbagai cara menyelematkan jutaan jiwa. Jutaan! Coba pikir perasaan yang dialami menyelamatkan satu jiwa saja�lantas kalikan dengan jutaan . . . Sayangnya panel ini merupakan panel yang paling membosankan yang pernah saya hadiri. Sangat jenuhnya saya sendiri tidak tahan.

Apa yang membuat pengalaman itu benar-benar beda adalah sebelum ke sana, saya baru saja menghadiri acara dimana kami memperkenalkan versi ke-13 sebuah piranti lunak, dan kita melihat orang-orang meloncat dan teriak kegirangan. Saya senang sekali membuat orang meloncat kegirangan tentang software�tetapi kenapa kita tidak bisa menghasilkan kegembiraan yang lebih besar untuk menolong jiwa orang?

Anda tidak dapat membuat orang meloncat kegirangan kecuali anda dapat menolong mereka melihat dan merasakan hasilnya. Dan bagaimana caranya itu�merupakan problem yang kompleks.

Walau begitu, saya tetap optimis. Memang betul, ketimpangan telah berada bersama kita sejak dulu, tetapi peralatan yang kita miliki yang dapat dipakai untuk menerobos kompleksitas baru-baru saja muncul. Alat-alat baru ini�mereka dapat membantu kita memaksimalkan bentuk kepedulian kita�dan ini yang dapat membuat masa depan bisa berbeda dari masa lalu.

Inovasi-inovasi penting dan yang masih terus berlanjut saat ini�bioteknologi, komputer, internet�memberikan kita kesempatan yang tidak pernah kita miliki sebelumnya untuk membasmi kemiskinan akut dan menghentikan kematian dari penyakit yang bisa dihindari.

Enam puluh tahun lalu, George Marshall datang ke acara wisuda ini dan mengumumkan sebuah rencana untuk membantu bangsa-bangsa Eropa pasca perang. Dia bilang: �Saya pikir salah satu kesulitannya adalah masalah ini merupakan suatu yang sangat kompleks sehingga jumlah fakta-fakta yang diberikan ke publik oleh pers dan radio membuatnya sangat sulit untuk orang biasa di jalanan untuk mengerti situasinya secara jelas. Hampir mustahil pada jarak ini untuk dapat mengerti pentingnya situasi ini.�

Tiga puluh tahun setelah Marshall memberikan pidatonya, pada saat teman-teman sekelas saya lulus tanpa saya, teknologi baru mulai muncul yang dapat membuat dunia menjadi lebih kecil, lebih terbuka dan berkurang jaraknya.

Munculnya komputer pribadi yang murah harganya menumbuhkan jaringan kuat yang telah merubah kesempatan untuk belajar dan berkomunikasi.

Hal yang paling ajaib dari jaringan ini bukan hanya ia mengurangi jarak dan membuat setiap orang bertetangga dengan yang lainnya. Ia juga menambah jumlah otak-otak cemerlang yang dapat berkolaborasi memecahkan masalah yang sama�dan ini meningkatkan skala jumlah inovasi yang dikeluarkan beberapa derajat.

Pada saat yang bersamaan, untuk setiap orang di dunia yang memiliki akses ke teknologi ini, lima orang tidak punya akses. Ini artinya banyak otak-otak yang kreatif tidak dapat ikut serta dalam diskusi ini�orang-orang pandai dengan ilmu praktikal dan pengalaman yang berhubungan yang tidak memiliki teknologi untuk mengasah bakat mereka atau menyumbang ide-ide mereka ke seluruh penjuru dunia.

Kita perlu sebanyak-banyaknya orang yang dapat mengakses teknologi ini, karena kemajuan ini dapat memicu revolusi dalam apa yang dapat diperbuat oleh manusia untuk satu sama lain. Kemajuan-kemajuan teknologi ini juga dapat membuat bukan hanya pemerintah, tetapi universitas, perusahaan, organisasi yang lebih kecil dan bahkan individu untuk melihat masalah, melihat solusi, dan mengukur hasil kerja usaha mereka untuk mengatasi kelaparan, kemiskinan, dan kemeleratan yang George Marshall bicarakan 60 tahun lalu.

Para anggota keluarga Harvard: Di Halaman ini merupakan koleksi besar talenta intelektual di dunia.

Untuk apa?

Tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa para pengajar, dekan, alumni, mahasiswa dan penyokong Harvard telah menggunakan kekuasaan mereka untuk memperbaiki kehidupan banyak orang di sini dan di dunia. Tetapi apakah kita dapat berbuat lebih banyak? Dapatkan Harvard mendedikasikan intelektualitasnya untuk memperbaiki kehidupan orang-orang yang tidak akan pernah mendengar nama universitas ini?

Ijinkan saya mengajukan permintaan kepada para dekan dan profesor�pemimpin intelektual di Harvard. Ketika anda merekrut profesor, memberikan tenure, mengulas kurikulum dan menentukan syarat kelulusan, tolong tanya diri anda:

Apakah otak-otak terbaik kita perlu didedikasikan untuk memecahkan masalah-masalah terbesar?

Apakah Harvard harus mendorong para dosennya untuk memecahkan ketimpangan-ketimpangan dunia? Apakah mahasiswa Harvard perlu belajar tingkat kedalaman kemiskinan global . . . meluasnya kelaparan dunia . . . kurangnya air bersih . . . anak-anak perempuan yang tidak diberikan kesempatan bersekolah . . . anak-anak yang meninggal karena penyakit-penyakit yang kita dapat sembuhkan?

Apakah orang-orang yang memiliki hak istimewa terbesar di dunia perlu belajar tentang kehidupan orang-orang yang tidak memiliki kesempatan yang sama di dunia?

Pertanyaan-pertanyaan ini bukan retorikal�kalian akan menjawabnya dengan kebijakan-kebijakan kalian.

Ibu saya, yang sangat bangga ketika saya diterima oleh Harvard�tidak pernah berhenti mendorong saya untuk berbuat lebih banyak untuk yang lain. Beberapa hari sebelum hari pernikahan saya, dia mengundang orang-orang dimana dia membacakan keras-keras semua surat yang dia telah kirim ke Melindad tentang pernikahan. Ibu saya menderita kanker saat itu, tetapi dia melihat satu kesempatan lagi untuk menyebarkan lagi pesan dia, dan di akhir surat dia berujar: �Dari mereka yang telah menerima banyak, banyak yang diharapkan.�

Ketika kalian yang berada di Halaman ini memikirkan apa saja yang telah kita dapat�dalam talenta, hak istimewa dan kesempatan�hampir tidak ada batas dari apa yang dunia berhak harapkan dari kita.

Sejalan dengan janji-janji yang ada pada jaman ini, saya ingin mendesak setiap yang lulus hari ini untuk mendalami satu isu�suatu problem yang kompleks, suatu ketimpangan yang mendalam, dan menjadi seorang spesialis dalam hal itu. Kalau anda dapat menjadikannya sebagai fokus karir anda, fantastik. Tapi anda tidak perlu melakukan hal itu untuk membuahkan hasil. Anda dapat menggunakan internet beberapa jam setiap minggu untuk belajar, menemukan orang-orang lain dengan ketertarikan pada hal yang sama, melihat rintangan, dan menemukan cara untuk menerobos rintangan tersebut.

Jangan biarkan kompleksitas menahan anda. Jadilah seorang aktivis. Pecahkan masalah ketimpangan yang besar. Ini akan menjadi pengalaman paling berharga dalam hidup kalian.

Kalian tumbuh besar dalam era yang menakjubkan. Ketika kalian meinggalkan Harvard, kalian memiliki teknologi yang tidak dimiliki oleh para anggota angkatan saya. Kalian mengetahui soal ketimpangan dunia, yang kami dulu tidak tahu. Dan dengan pengetahuan tersebut, kalian juga memiliki suara batin yang akan menyiksa kalian jika kalian tidak memperdulikan orang-orang ini yang hidupnya bisa kalian rubah dengan usaha yang kecil. Kalian memiliki lebih banyak dari apa yang kami miliki; kalian harus memulainya lebih dulu dan melakukannya lebih lama.

Dengan apa yang kalian ketahui, bagaimana kalian tidak melakukannya?

Dan saya harap kalian akan kembali ke Harvard 30 tahun mendatang dan merenungkan apa yang kalian telah lakukan dengan bakat dan energi kalian. Saya harap kalian tidak mengukur prestasi kalian hanya dengan keberhasilan karir kalian, tapi juga dari apa yang telah kalian lakukan untuk mengatasi ketimpangan dunia yang paling dalam . . . dari perlakuan yang kalian berikan pada orang-orang yang tinggal di seberang lautan yang tidak memeliki kesamaan apapun dengan kalian kecuali nilai kemanusiaan mereka.

Selamat.

Versi asli pidato bisa dibaca di : http://news.harvard.edu/gazette/story/2007/06/remarks-of-bill-gates-harvard-commencement-2007/

Chand Baori - Inilah Sumur Terdalam & Terindah Di Dunia



Chand Baoriadalah sumur terkenal terletak di desa dekat Abhaneri Jaipur di negara bagian Rajasthan India. Candi ini dibangun pada abad ke-9 dan memiliki 3.500 langkah dengan kedalaman 100 meter. Ini adalah contoh keunggulan arsitektur yang menakjubkan di masa lalu.

















25 Kutipan keren dalam serial One Piece _Part-1_




1.�Aku tidak peduli kalaupun harus mati ketika berjuang meraih mimpiku,aku tidak akan menyesalinya.Karena jika aku mati pada saat itu,berarti hidupku hanya sampai di situ saja.�
-Monkey D Luffy-


2.�Walaupun harus mati, aku tidak akan pernah menyakiti wanita
Adalah tugas pria untuk memaafkan kebohongan wanita.�
-Sanji-

3.�Mungkin sekarang kau memang sendirian. Tapi, kelak kau pasti akan bertemu teman!!! Kelak kau pasti bertemu teman yang akan menyanyangi dan melindungimu!!! Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dilahirkan benar-benar sendirian!! Di saat sedih kau harus tertawa karena mereka sedang menunggumu di sana. Pergi dan temui teman-temanmu dan hiduplah bersama mereka!!!�
-Haguar D Sauro-


4.�Jangan biarkan diri kalian kalah!! Anak perempuan harus kuat!! Apa pun yang terjadi, jangan pernah membenci saat kau dilahirkan!! Tidak apa kalau tak ada yang memuji kalian! Jangan lupakan kekuatan senyum, selama kau bertahan, banyak hal menyenangkan yang akan terjadi!!!�
-Bellemere-


5.�Dibandingkan para penguasa yang tamak, dunia kriminal masih bisa disebut bermoral.�
- Eustass Captain Kid-


6.�Ada saat nya seseorang harus berdiri melawan yaitu ketika impian sahabat nya ditertawakan!!�
-Ussop-


7.�Keadilan akan menang Anda katakan?
Tapi tentu saja begitu.
Sebab siapa pun yang memenangkan perang ini menjadi akan menjadi sebuah keadilan.�
-Donquixote Doflamingo-


8.�Keajaiban hanya akan datang pada mereka yang memiliki keinginan untuk melakukan hal itu.�
-Ivankov-

9.�Ini seperti menunggangi kuda yang telah menang�
-Unknown name-

10.�Rayleigh,aku akan melakukannya.Aku akan Menjadi Raja Bajak Laut!!�
-Monkey D Luffy-

11.�Mungkin tidak ada yang namanya kebetulan di dunia ini,.....Sepertinya segala sesuatu yang terjadi tak akan terelakkan.�
-Silver Rayleigh-

12." Bagaimana orang akan mati, apakah ketika jantungnya tertembus peluru? tidak, ketika terkena wabah penyakit tak tersembuhkan? tidak, atau ketika memakan jamur beracun? tidak,, melainkan ketika seorang kehilangan kepercayaan dari orang lain..."
-Dr.Hiluluk-

13.�Mungkin orang-orang akan menganggapmu bodoh dan menertawakanmu, tapi itu bukan masalah!! yang penting adalah hasrat!!�
-Cricket-

14."Luka di punggung adalah hal yang memalukan dari seorang Pendekar"
-Roronoa Zorro-

15."Kenali diri sendiri, kenali dunia jadilah yang terkuat Roronoa"
-Mihawk-

16."Impian manusia tidak akan pernah habis"
-Marshall D Teach-

17.�Tindakan tanpa keraguan itu adalah kekuatan�
-Silver Rayleigh-


18.�Keadilan yg berasal dri hati nurani manusia tak akan pernah musnah�
-Sengoku-


19.�If you don't risk your life, you can't create a future�
-Monkey D Luffy-


20.�You become a man by knowing both victory and defeat, by running and crying
it's ok to cry....!!!�
-Jinbei-


21.�Memperbaikinya memang susah,justru merusaknyalah yang mudah.�
-Galley La Company-


22.�Dunia ini penuh dengan orang-orang hebat!!!�
-Coby-


23.�Kau tidak bisa hidup seenaknya di dunia ini tanpa memiliki martabat dan kemanusiaan.�
-Shirohige-

24.�Seorang Pria harus berpegang teguh pada prinsipnya.�
-Tom-


25.�Kalau kalian memang tidak punya otak,tidak usah memaksakan diri untuk memakainya.�
-Franky-

14 Film Dengan Twist Ending Terbaik

14. Sixth Sense (1999)
thesixthsensex.jpg
Film ini melambungkan nama sutradara Night M Shyamalan di kancah perfilman dunia. Berkat film ini Shyamalan didaulat sebagai sutradara yang piawai menciptakan twist ending. Akhir cerita film yang dibintangi Bruce Wills ini tak hanya orisinal, namun menjadi semacam inspirasi bagi film-film lain yang dirilis setelahnya, semisal The Others,yang juga dianggap memiliki twist mengejutkan atau horor Thailand bertajuk 4Bia. Sixth Sense bercerita tentang seorang pria yang dihantui rasa bersalah karena membiarkan pasiennya bunuh diri setelah berusaha bunuh diri. Pria tersebut lantas bertemu seorang bocah laki-laki yang memiliki kekuatan supranatural dan mampu melihat orang yang sudah meninggal. Berkat Sixth Sense, Shyamalan yang asal India ini tak hanya meraih sukses secara komersial dengan meraup USD600 juta dari seluruh dunia, tapi juga diakui oleh para kritikus film dunia dengan mendapatkan enam nominasi Oscar pada 1999, termasuk pada kategori Sutradara dan Skenario Terbaik.


13. Fight Club (1999)
01fightclub.jpg
Tak hanya menjadi film aksi dengan nilai artistik tinggi,Fight Club juga merupakan film dengan twist yang diingat banyak orang. Sebenarnya sutradara David Fincher sudah memberi banyak petunjuk pada penonton tentang �keanehan�pada dua pemeran utamanya (diperankan Edward Norton dan Brad Pitt).
Namun dengan cerdas ia menghipnotis mata penonton dengan aksi perkelahian tangan kosong serta konflik antara dua karakter utama itu hingga lupa memperhatikan detail cerita. Berkat novel Chuck Palahniuk dan Fincher yang selalu lihai membuat jalinan cerita abstrak,Fight Club semakin sempurna di kalangan pencinta film.


12. The Usual Suspects (1995)
theusualsuspectsdvd.jpg
Ceritanya tentang satu-satunya korban selamat dari sebuah kecelakaan kapal. Tak mengherankan bila polisi mencurigainya sebagai pelaku dari peristiwa yang menewaskan banyak orang tersebut. Penonton awalnya juga digiring untuk mencurigai sang pria. Sebaliknya, sutradara Bryan Singer perlahan-lahan mempengaruhi penonton untuk berpihak pada sang pria, atau setidaknya mulai menyelidiki apakah perkataannya benar atau tidak. Di akhir film berkategori neo-noir itu Singer memberikan kejutan yang sama sekali tidak terpikirkan.The Usual Suspectjadi contoh film kriminal-interogatif yang berhasil mengguncang penonton.


11. Memento (2000)
mementow.jpg
Memento jadi film yang meneguhkan Christopher Nolan sebagai sutradara dengan film-film beratmosfer �gelap� dan �misterius�. Bahkan dari premisnya sendiri Memento sudah sangat menarik: seorang pria yang mengalami short-term memory loss mencoba memburu pembunuh istrinya. Ia menggunakan catatan dan tato untuk melacak sang pembunuh.Film berjalan lewat dua cerita,satu berjalan maju, satunya lagi flashback. (herita endriana)



10. Harold and maude
haroldandmaudedvdlar.gif
Klo ga salah film komedi satir ini dibuat taun 1971, dapet referensi dari cinemags. Ceritanya sendiri tentang pacaran beda usia terpaut sangat-sangat jauh, harold
(17th) dan Maude (80th). Harold muda kaya, sangat terobsesi dengen kematian. Sedangkan maude tua- tua keladi, sangat periang, berkelakuan mirip abg. Mereka bertemu di acara pemakaman (kedua-duanya senang menghadiri acara pemakaman) dan pasangan aneh ini pun saling jatuh cinta� Nah ending film ini cukup menyentuh, dimana sang nenek memilih mengakhiri hidupnya tepat di hari ultahnya yg ke 80. sebelum meninggal maude mengadakan pesta perpisahan, dan menjadikan hari terakhirnya menjadi hari terindah dalam hidupnya�..


9. Skeleton Key
skeletonkey.jpg
Sebetulnya film horor ini biasa aja, tapi ending ceritanya aja yg mnurut saya tidak biasa dan cukup menjengkelkan (tp tetap berkesan). Bagaimana tidak, sang villain lah yg menang diakhir cerita�..


8. The Shawshank Redemption
shawshankredemptionver1.jpg
Film ini mnurut saya adalah salah satu film terbaik yg pernah saya lihat, film tahun 1994 karya stephen king ini bercerita tentang usaha kabur dari penjara yg dilakukan Andy selama 20 tahun dengan persiapkan sangat detil, bahkan mempersiapkan kebutuhan finansial selepas dari penjara!!. Ada kata2 mutiara di film ini yg cukup berkesan bagi saya, yg kurang lebih kata2nya adalah � ada tempat di dunia ini yg tidak terbuat dari batu� sesuatu dalam diri kita, yg tidak bisa mereka dapatkan, tidak bisa mereka sentuh, dan sepenuhnya milikmu� sesuatu itu adalah harapan�


7. Million Dollar Baby
milliondollarbabyd.jpg
Alur cerita ini berjalan lambat, tapi tetap enak untuk dinikmati, ceritanya seputar wanita cukup umur (sekitar 30tahun) yang baru memulai untuk bermain tinju secara profesional. Tidak disangka wanita ini mampu jadi petinju wanita yang cukup diperhitungkan, berbagai pertandingan di menangkan, sampai suatu ketika sang wanita terluka ketika bertanding tinju, dan mengalami cidera permanen yang membuatnya hampir lumpuh total. Ending cerita ini sungguh menyedihkan, sang petinju meminta pelatihnya untuk melakukan sesuatu terhadap dirinya, seperti yang dilakukan oleh ayahnya dulu terhadap anjing kesayangannya��


6. Atonement
atonementposter.jpg
cerita ini sangat mengharukan, apalagi di scene akhir ketika Briony tua diwawancara oleh pihak televisi tentang peluncuran novel terakhirnya�� dalam buku ini, saya berikan mereka hidup yg tidak pernah mereka dapatkan, saya tidak berfikir kalu ini suatu kelemahan atau pengelakan, tetapi kebajikan terakhir, saya berikan mereka kebahagiaan��


5. The Ring
ringver2.jpg
The ring menjadi trendsetter film2 bergenre horror. Hollywood pun me remake film ini. Scene dimana sang hantu keluar dari layar televisi, sangat menakutkan dan cukup fenomenal!


4. Sixth sense / The Others
theothersg.jpg
Knapa saya tulis dua film sekaligus? Karena kedua cerita ini punya kesamaan cerita dan sama-sama punya ending yang mengejutkan. Dari awal penonton digiring ke situasi dimana ada �sesuatu diluar sana�, sesuatu yg tidak terlihat tapi ada disekitar kita� sesuatu yang mengganggu, sesuatu yg menakutkan� namun di akhir cerita keadaan itu berbalik 180 derajat.


3. The Village
thevillagesoundtrackfro.jpg
M. Night Syamalan sutradara film sixth sense, dan juga sutradara film ini membuat saya terkagum2, lagi- lagi ending filmnya dibuat cukup mengejutkan. Walaupun kualitas film sixth sense lebih baik, tp saya lebih menyukai ending film ini. Cerita yg bersetting eropa abad pertengahan, di sebuah desa yg terisolasi dari daerah lainnya, kehidupan masyarakatnya berlangsung dalam damai dan suasana yg sangat kekeluargaan, sampai terjadinya tragedi berdarah pertama yg terjadi di daerah itu, yg memaksa para tetua desa tersebut untuk mengutus salah satu warganya (yang buta) untuk keluar dari desanya untuk membeli persediaan obat2an untuk mengobati warganya yg terkena tusukan (klo ga salah), Nah disinilah ending cerita itu terjadi� kenyataannya desa yg mereka semua tinggali bukanlah desa kebanyakan, dan warga desa itu tidak sedang hidup di abad pertengahan�.


2. The Godfather
050630thegodfatherboxar.jpg
Kisah keluarga mafia ini merupakan salah satu film favorit moviegoers, dan meraih banyak oscar. Alur film ini berjalan lambat namun sangat detil, kisah perseturan antara keluarga corleone dengan keluarga tataglia (klo ga salah). Ending cerita berlangsung sangat dramatis dimana keluarga corleone yg dipimpin michael corleone (al pacino ) mambantai keluarga tataglia dengan gaya khas mafioso�


1. The Notebook
thenotebookposter1.jpg
Ending film ini sangat menyentuh, sangat romantis dan cukup menggetarkan hati saya. Film drama romantis ini ceritanya cukup sederhana, sepasang kekasih yg jatuh cinta namun dirintangi oleh keluarganya, berpisah sekian tahun namun masih memendam perasaan cinta yg begitu dalam. Apakah ceritanya berakhir disini? Tidak, film ber alur flashback ini mengakhiri ceritanya dengan adegan yg sangat dramatis dan menyentuh, menyadarkan kita betapa besar kekuatan cinta�. Betapa besar pengorbanan yg bisa dilakukan seseorang demi cinta mereka�

Terjemahan Transkrip Pidato Obama di Berlin

Terima kasih kepada warga Berlin dan kepada rakyat Jerman. Saya mengucapkan terima kasih kepada Kanselir Merkel dan Menteri Luar Negeri Steinmeier atas keramahan menyambut saya sebelumnya hari ini. Terima kasih Walikota Wowereit, Senat Berlin, kepolisian, dan terutama, terima kasih atas sambutan ini.
Saya datang di Berlin sebagaimana banyak warga negara Amerika telah datang sebelumnya. Malam ini, saya berbicara kepada Anda bukan sebagai seorang calon Presiden, tetapi sebagai seorang warga negara � seorang warga negara Amerika yang bangga � dan seorang warga dunia.
Saya tahu saya tidak kelihatan seperti orang-orang Amerika yang berbicara sebelumnya di kota agung ini. Perjalanan yang membawa saya ke sini adalah aneh.
Ibu saya lahir di heartland Amerika, tetapi ayah saya besar di Kenya menggembalakan kambing � kambing. Ayahnya � kakek saya � adalah seorang jurumasak, seorang pelayan domestik orang Inggris.
Pada puncak Perang Dingin, ayah saya memutuskan, seperti kebanyakan orang di sudut-sudut terlupakan di berbagai belahan dunia, bahwa hasratnya � mimpinya � menuntut kebebasan dan kesempatan yang dijanjikan oleh Barat. Maka ditulisnyalah banyak surat ke universitas-universitas di seluruh Amerika sampai seseorang, di suatu tempat, menjawab doanya untuk menikmati suatu kehidupan yang lebih baik.
Itulah alasan mengapa saya di sini. Dan Anda sekalian berada di sini karena juga mengetahui hasrat, mimpi itu. Kota ini � kota dari seluruh kota � mengetahui tentang mimpi akan kebebasan. Dan Anda sekalian tahu bahwa satu-satunya alasan kita berkumpul di sini malam ini adalah karena masyarakat dari kedua negara kita, datang bersama-sama untuk berkarya, berjuang, dan berkorban untuk merealisasikan mimpi akan kehidupan yang lebih baik itu.
Kebersamaan kita adalah kemitraan yang sungguh-sungguh dimulai enam puluh tahun lalu pada musim panas ini, pada suatu hari di saat pesawat pertama Amerika mendarat di Templehof.
Pada saat itu, sebagian besar benua ini masih berupa puing-puing kehancuran. Reruntuhan kota ini � ketika itu � masih perlu dibangun menjadi sebuah dinding tembok. Bayang-bayang Soviet telah menyapu seluruh Eropa Timur, sementara di Barat, Amerika, Inggris, dan Perancis menginventarisasi kerugian mereka, dan menimbang-nimbang bagaimana membangun kembali.
Di sinilah kedua pihak bertemu. Dan pada tanggal 25 Juni 1948, orang-orang Komunis memilih memblokade bagian barat kota ini. Mereka memutuskan rantai makanan dan pasokan kepada lebih dari dua juta orang Jerman dalam usaha mematikan nyala terakhir api kebebasan di Berlin.
Kekuatan angkatan bersenjata kita bukanlah tandingan dari kekuatan angkatan bersenjata Uni Soviet yang dahsyat. Kemunduran angkatan bersenjata saat itu bisa saja memberikan peluang bagi Komunis untuk menguasai Eropa. Barangkali berakhirnya sebuah perang memberikan peluang terjadinya perang baru. Berlin-lah yang berdiri dalam situasi sulit itu.
Di saat itulah operasi udara besar-besaran berlangsung � ketika usaha penyelamatan terbesar dan hampir tak mungkin dalam sejarah membawa makanan dan pengharapan kepada penduduk kota ini.
Keberhasilan jauh dari bayangan. Di musim dingin itu, kabut tebal mengisi angkasa, dan banyak pesawat yang dipaksa kembali tanpa bisa mendrop pasokan kebutuhan. Jalan-jalan di mana kita berdiri saat ini penuh dengan keluarga yang lapar dan jauh dari kenyamanan akibat sengatan dinginnya musim dingin.
Akan tetapi pada jam-jam tergelap, masyarakat Berlin tetap mempertahankan nyala api pengharapan itu. Masyarakat Berlin menolak menyerah. Dan pada suatu hari di musim gugur, ratusan ribu orang Berlin datang kemari, ke Tiergarten, dan mendengarkan Walikota yang menghimbau dunia untuk tidak menyerah meraih kebebasan. �Hanya ada satu kemungkinan,� katanya. �Bagi kita untuk bersama-sama dan bersatu sampai peperangan kita menangi� Masyarakat Berlin telah berbicara. Kita telah melaksanakan tugas kita, dan kita akan tetap melakukan kewajiban kita. Masyarakat dunia: lakukanlah kewajibanmu sekarang � Masyarakat dunia, tataplah Berlin!�
Masyarakat dunia, tataplah Berlin!
Lihatlah Berlin, di mana orang-orang Jerman dan Amerika belajar bekerja bersama dan mempercayai satu sama lain kurang dari tiga tahun setelah saling berhadapan di medan perang.
Tataplah Berlin, di mana tekad suatu masyarakat bertemu dengan kemurahan hati Rencana Marshall (Marshall Plan) dan menciptakan sebuah mukjizat Jerman; di mana kemenangan atas tiran melahirkan NATO, aliansi terbesar yang pernah dibentuk untuk mempertahankan keamanan kita bersama.
Lihatlah Berlin, di mana lobang-lobang peluru di dinding-dinding bangunan dan batu-batu dan pilar-pilar pertanda kesedihan dekat Gerbang Branrsadenburg bersikeras meminta agar kita tidak pernah melupakan kemanusiaan kita bersama.
Masayarakat dunia � lihatlah Berlin, di mana sebuah tembok telah runtuh, sebuah benua bersatu, di mana sejarah membuktikan bahwa tidak ada tantangan yang terlalu besar bagi dunia yang bersatu.
Enam puluh tahun setelah operasi udara besar-besaran, kita dipanggil kembali. Sejarah telah menuntun kita kepada sebuah persimpangan baru, dengan janji baru dan bahaya baru yang besar. Ketika Anda, masyarakat Jerman, meruntuhkan tembok itu, dinding yang memisahkan Timur dan Barat, kebebasan dan tiran, ketakutan dan pengharapan, dinding-dinding pada runtuh di seluruh dunia. Dari Kiev ke Cape Town, tenda-tenda penjara ditutup, dan pintu-pintu demokrasi dibuka.
Pasar-pasar pun dibuka, dan penyebaran informasi dan teknologi mengurangi hamabatan bagi kesempatan dan kesejahteraan. Sementara abad 20 mengajar kita bahwa kita memiliki nasib yang sama, abad 21 telah mengungkapkan sebuah dunia yang saling berhubungan lebih dari pada masa-masa sebelumnya dalam sejarah manusia.
Runtuhan tembok Berlin membawa harapan baru. Akan tetapi kedekatan itu telah memunculkan bahaya-bahaya baru � bahaya-bahaya yang tidak dapat dikungkung dalam batas-batas sebuah negara atau oleh jarak sebuah samudera.
Para teroris 11 September membuat plot di Hamburg dan berlatih di Kandahar dan Karachi sebelum membunuh ribuan orang yang datang dari seluruh dunia di daratan Amerika.
Sambil kita bicara ini, mobl-mobil di Boston dan pabrik-pabrik di Beijing sedang mencairkan gunung-gunung es di Arktika, menaikkan garis-garis pantai di Atlantik, dan mendatangkan kekeringan kepada para petani dari Kansas sampai ke Kenya.
Bahan-bahan nuklir yang tidak terjaga baik di bekas Uni Soviet, atau rahasia-rahasia seorang ilmuwan di Pakistan dapat membantu membuat bom yang bisa meledak di Paris. Ladang-ladang ganja di Afganistan menjadi heroin di Berlin. Kemiskinan dan kekerasan di Somalia melahirkan teror hari esok. Genosida di Darfur mempermalukan suara hati semua orang.
Dalam dunia yang baru ini, arus-arus bahaya semacam itu telah mengalir lebih cepat dari kecepatan usaha kita untuk mengendalikannya. Itulah alasan mengapa kita tidak boleh terpecah. Tidak ada satu negara, yang besar dan kuat sekalipun, mampu mengalahkan tantangan-tantangan itu sendirian. Tidak ada seorang pun dari kita yang menyangkal ancaman-ancaman ini, atau lari dari tanggung jawab untuk menghadapinya. Namum di tengah ketiadaan tank-tank Soviet atau tembok yang mengerikan itu, kita mudah melupakan kebenaran ini. Dan apabila kita jujur di antara kita, kita tahu bahwa kadang-kadang, pada dua sisi Atlantik, kita tercerai berai dan melupakan nasib bersama kita.
Di Eropa, pandangan bahwa Amerika merupakan bagian yang telah menjadi salah di dunia ini � daripada sebuah kekuatan yang membantu membenarkannya � telah menjadi pandangan yang sangat umum. Di Amerika, terdapat suara-suara yang mencibir dan menyangkal pentingnya peran Eropa dalam keamanan dan masa depan kita.
Kedua pandangan itu kehilangan kebenaran � bahwa masyarakat Eropa sekarang ini menanggung beban dan tanggung-jawab yang lebih besar di bagian-bagian kritis di dunia; dan sama seperti pangkalan � pangkalan Amerika yang dibangun pada akhir abad lalu masih membantu mempertahankan keamanan benua ini (Eropa), demikian juga negara kami (Amerika) masih berkorban demi kebebasan di seluruh dunia.
Ya, telah ada sejumlah perbedaan antara Amerika dan Eropa. Tidak diragukan lagi, di masa depan perbedaan-perbedaan itu masih akan ada. Tetapi beban kita sebagai warga dunia terus mengikat kita bersama. Perubahan kepemimpinan di Washington tidak akan meringankan beban ini. Dalam abad baru ini, masyarakat Amerika dan Eropa akan dituntut untuk berbuat lebih banyak � bukan makin sedikit. Kemitraan dan kerjasama antar bangsa bukanlah sebuah pilihan; ini satu jalan, jalan satu-satunya, untuk melindungi keamanan bersama dan memajukan kemanusiaan kita bersama.
Itulah mengapa bahaya terbesar dari semuanya adalah membiarkan dinding-dinding baru memisahkan kita satu dari yang lain.
Dinding-dinding antara aliansi lama di kedua sisi Atlantik tidak boleh berdiri kokoh. Dinding-dinding antara negara-negara kaya dan miskin tidak boleh berdiri. Dinding-dinding di antara ras dan suku-suku; pendudak asli dan imigran; dinding-dinding antara orang Kristen, Islam dan Yahudi tidak boleh berdiri kokoh. Dinding-dinding ini haruslah kita runtuhkan.
Kita tahu dinding-dinding itu telah pada runtuh sebelumnya. Setelah perjuangan berabad-abad, masyarakat Eropa telah membentuk sebuah kesatuan (Uni) pengharapan dan kesejahteraan. Di sini, di dasar tiang yang dibangun untuk menandai kemenangan dalam perang, kita bertemu di tengah Eropa dalam keadaan damai. Dinding-dinding bukan hanya runtuh d Berlin, tetapi juga di Belfast, di mana orang-orang Protestan dan Katolik menemukan jalan untuk hidup bersama; di Balkan, di mana aliansi Atlantik kita mengakhiri berbagai perang dan membawa para penjahat perang ke pengadilan; dan di Afrika Selatan, di mana perjuangan orang-orang yang bersemangat tinggi mengalahkan apartheid.
Jadi sejarah mengingatkan kita bahwa dinding-dinding dapat diruntuhkan. Akan tetapi tugas kita tidak pernah mudah. Kemitraan yang sungguh-sungguh dan kemajuan yang sungguh-sungguh menuntut kerja dan pengorbanan yang terus-menerus. Mereka membutuhkan pembagian beban pembangunan dan diplomasi; kemajuan dan perdamaian. Mereka membutuhkan sekutu yang saling mendengar, saling belajar, dan � yang terpenting � saling percaya.
Itulah sebabnya Amerika tidak boleh berpaling ke dalam. Itulah sebabnya Eropa tidak boleh berpaling ke dalam. Amerika tidak memiliki mitra yang lebih baik dari Eropa. Sekaranglah waktunya membangun jembatan-jembatan baru di seluruh dunia, sekuat jembatan yang mengikat kita di Atlantik. Sekaranglah waktunya saling bahu membahu, melalui kerjasama yang terus menerus, institusi-institusi yang kuat, pengorbanan yang dipikul bersama, dan komitmen global akan kemajuan, untuk menghadapi tantangan � tantangan abad 21. Adalah semangat seperti ini yang memungkinkan pesawat-pesawat muncul di langit di atas kepala kita dalam suatu operasi udara besar-besaran, dan masyarakat berkumpul di mana kita berkumpul sekarang ini. Dan inilah saatnya bangsa kita � dan seluruh bangsa � membaharui semangat itu kembali.
Inilah saatnya kita mengalahkan teror dan mengeringkan sumur ekstrimisme yang mendukungnya. Ancaman ini nyata dan kita tidak boleh melarikan diri dari tanggung jawab untuk memeranginya. Apabila kita bisa menciptakan NATO untuk menghadang Uni Soviet, kita bisa membangun jaringan kemitraan global baru yang bisa mencomoti jaringan-jarngan yang telah menerjang Madrid dan Amman; London dan Bali; Washington dan New York. Apabila kita bisa memenangi peperangan ideologi melawan komunis, kita juga bisa bekerja sama dengan mayoritas besar masyarakat Muslim yang menolak ekstrimisme yang telah mendatangkan kebencian daripada pengharapan.
Inilah saatnya kita membaharui tekad untuk menghancurkan teroris yang mengancam keamanan kita di Afganistan, dan traficker yang menjual obat-obat terlarang di jalan-jalan di kota kita. Tidak ada seorang pun yang menghendaki perang. Saya memahami kesulitan-kesulitan di Afganistan. Akan tetapi negara saya dan negara Anda punya kepentingan memastikan bahwa misi pertama NATO di luar batas-batas benua Eropa merupakan keberhasilan. Untuk rakyat Afganistan, dan untuk keamanan kita bersama, kita harus berbuat. Amerika tidak bisa melakukan ini sendirian. Rakyat Afganistan membutuhkan tentara kami dan tentara Anda; dukungan kami dan dukungan Anda untuk mengalahkan Taliban dan Al Qaeda, untuk membangun ekomomi mereka, dan untuk membantu mereka membangun kembali bangsa mereka.
Kita memiliki kepentingan besar untuk tetap maju.
Inilah saatnya kita membaharui tujuan kita menciptakan dunia tanpa senjata nuklir. Kedua negara adidaya yang saling berhadapan di masa lalu dan melintasi tembok kota ini seringkali sudah berada pada jarak yang sangat dekat untuk menghancurkan apa yang telah kita bangun dan semua yang kita cintai. Dengan runtuhnya tembok itu, kita tidak bisa berpangku tangan dan melihat menyebarnya senjata atom yang mematikan itu. Inilah saatnya mengamankan bahan-bahan nuklir; menghentikan penyebaran senjata nuklir; dan mengurangi tumpukan persenjataan dari masa lalu. Inilah saatnya memulai usaha mencari perdamaian dunia tanpa senjata nuklir.
Inilah saatnya setiap bangsa di Eropa harus memiliki kesempatan menentukan masa depannya sendiri lepas dari bayang-bayang masa lalu. Di abad ini, kita memerlukan Uni Eropa yang kuat yang memperkuat keamanan dan kesejahteraan benua ini, sambil mengulurkan tangan untuk dunia luar. Dalam abad ini � di kota dari seluruh kota ini � kita harus menolak pola pikir Perang Dingin masa lalu, dan bertekad bekerja sama dengan Rusia bila memungkinkan, mempertahankan nilai-nilai yang kita miliki bisa dibutuhkan, dan mencari kemitraan yang menjangkau seluruh benua ini.
Inilah saatnya kita menciptakan kemakmuran yang telah dibuka oleh pasar terbuka, dan membagi keuntungan-keuntungan lebih merata. Perdagangan telah menjadi inti pertumbuhan kita dan pembangunan global. Akan tetapi kita tidak bisa mempertahankan pertumbuhan ini jika hanya menguntungkan segelenitir pihak, dan bukan mengungungkan banyak pihak. Bersama-sama, kita harus menciptakan perdagangan yang sungguh-sungguh memberikan nilai kepada karya yang menghasilkan kemakmuran, dengan perlindungan yang berarti bagi masyarakat dan planet kita. Inilah saatnya bagi perdagangan bebas dan adil bagi semua.
Inilah saatnya kita harus membantu menjawab imbauan kedatangan fajar baru bagi Timur Tengah. Negaraku harus berdiri bersama negara Anda dan Eropa untuk mengirim pesan kepada Iran untuk menghentikan ambisi-ambisi nuklirnya. Kita harus mendukung masyarakat Libanon yang telah bergerak maju dan berkorban untuk demokrasi, dan mendukung Israel dan Palestina yang ingin menggapai perdamaian abadi. Dan walaupun ada perbedaan-perbedaan di masa lalu, inilah saatnya dunia harus mendukung jutaan rakyat Irak yang ingin membangun kembali negeri mereka, bahkan ketika kita mengembalikan tanggung jawab kepada pemerintah Irak dan akhirnya mengakhiri perang ini.
Inilah saatnya kita berusaha bersama menyelamatkan bumi kita. Mari membulatkan tekad untuk tidak meninggalkan kepada anak-anak kita bumi yang permukaan lautnya naik, bumi yang diisi dengan kelaparan dan badai-badai dahsyat. Mari membulatkan tekad bahwa semua bangsa � termasuk bangsa saya � akan bertindak dengan sungguh-sungguh � sama seperti yang telah dilakukan oleh bangsa Anda � untuk mengurangi karbon yang kita buang ke atmsofir. Inilah saatnya kita mengembalikan masa depan kepada anak-anak kita. Inilah saatnya kita berdiri sebagai sebuah kesatuan.
Dan inilah saatnya kita harus memberikan pengharapan kepada pihak-pihak yang tertinggal dalam dunia yang telah mengglobal. Kita harus ingat bahwa Perang Dingin yang lahir dari kota ini bukanlah peperangan untuk merebut tanah atau harta karun. Enam puluh tahun lalu, pesawat-pesawat yang terbang di atas kota Berlin tidak menjatuhkan bom-bom; alih-alih, pesawat-pesawat itu menjatuhkan bahan makanan, dan batubara, dan permen untuk anak-anak yang bersuka ria dan berterima kasih. Dan dalam peragaan kesetiakawanan itu, pilot-pilot itu memenangi lebih dari suatu kemenangan militer. Mereka memenangi hati dan pikiran; cinta dan kesetiaan dan kepercayaan � bukan hanya dari masyarakat kota ini, tetapi dari semua yang mendengar kisah karya mereka di sini.
Sekarang dunia akan melihat dan mengingat apa yang kita lakukan di sini � apa yang kita lakukan dengan momen ini. Akankah kita mengulurkan tangan kepada semua orang di sudut-sudut dunia yang dilupakan yang mendambakan kehidupan yang bermartabat dan berpengharapan, kehidupan yang aman dan berkeadilan? Akankah kita mengentaskan anak-anak Bangladesh dari kemiskinan, memberikan tempat berteduh bagi para pengungsi di Chad, dan melenyapkan penderitaan AIDS di zaman ini?
Akankah kita memperjuangkan hak-hak azasi manusia untuk para disiden di Burma, para blogger di Iran, atau para pemilih di Zimbabwe? Akankah kita memberikan arti kepada kata-kata �takkan pernah lagi� di Darfur?
Akankah kita menerima kenyataan bahwa tidak ada contoh yang lebih nyata daripada apa yang dilakukan oleh masing-masing bangsa kita kepada dunia? Akankah kita menolak penyiksaan dan patuh kepada aturan hukum (rule of law) ? Akankah kita menerima imigran dari daerah-daerah yang berbeda, dan menghindari diskriminasi terhadap orang-orang yang tidak serupa dengan kita atau tidak sekeyakinan dengan kita, dan memegang janji untuk memperlakukan sama dan memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat kita ?
Masyarakat Berlin � masyarakat dunia � inilah momen kita. Inilah waktu kita.
Saya maklum negara saya belum sempurna. Sesekali, kami sulit menepati janji memberikan kebebasan dan kesamaan bagi seluruh masyarakat kami. Kami telah melakukan kesalahan-kesalahan, dan ada kalanya aksi-aksi kami di berbagai belahan dunia tidaklah terwujud seperti niat terbaik kami.
Akan tetapi saya juga tahu betapa saya mencintai Amerika. Saya tahu bahwa selama lebih dari dua abad, kami telah berjuang habis-habisan � dengan biaya yang mahal dan pengorbanan yang besar � untuk membentuk kesatuan yang lebih sempurna; untuk mencari � bersama dengan bangsa-bangsa lain � dunia yang lebih berpengharapan. Kiblat kami tidak pernah ke arah sebuah suku atau kerajaan tertentu � bahkan sesungguhnya setiap bahasa dipakai di negara kami; setiap kebudayaan telah meninggalkan jejaknya pada bangsa kami; setiap pandangan diungkapkan di setiap alun-alun kota kami. Apa yang telah menyatukan kami � apa yang telah mendorong masyarakat kami; apa yang menggiring ayah saya ke pantai-pantai Amerika � adalah sehimpunan ideal yang menjadi aspirasi yang didambakan
oleh semua orang: bahwa kami bisa hidup bebas dari ketakutan dan bebas dari kekurangan; bahwa kami bisa menyampaikan pendapat secara bebas dan berkumpul dengan siapa saja yang kami mau dan melaksanakan kebaktian menurut keyakinan kami masing-masing secara bebas.
Ada aspirasi-aspirasi yang menghubungkan nasib semua bangsa di kota ini. Aspirasi-aspirasi ini lebih besar dari hal lain yang memisahkan kita. Karena aspirasi inilah operasi udara besar-besaran itu dimulai. Karena aspirasi inilah maka semua masyarakat bebas � di mana saja � menjadi warga Berlin. Adalah untuk mengejar aspirasi inilah maka generasi baru � generasi kita � harus membuat tanda (mark) kita untuk dunia.
Masyarakat Berlin � dan masyarakat dunia � skala tantangan kita sungguh besar. Jalan di depan kita akan panjang. Akan tetapi saya berdiri di hadapan Anda untuk mengatakan bahwa kita adalah pewaris perjuangan kebebasan. Kita adalah orang-orang dengan pengaharapan yang tak biasa. Dengan tatapan mata ke masa depan, dengan tekad kuat di hati kita, mari kita mengingat sejarah ini, dan menjawan nasib kita, dan memperbaharui dunia sekali lagi. (*eh*) (Sumber: huffingtonpost.com)

I Have A Dream by Martin Luther King

Oleh: Martin Luther King Jr.
Seratus tahun yang lalu, seorang Amerika yang hebat, yang di bawah bayangan simbolisnya kita berdiri menandatangani Proklamasi Emansipasi. Pernyataan bersejarah ini datang sebagai cahaya mercu suar harapan kepada jutaan budak orang Negro yang telah gosong oleh api ketidakadilan yang menghinakan. Pernyataan itu datang sebagai fajar sukacita yang mengakhiri malam panjang penawanan.
Namun seratus tahun kemudian, kita harus menghadapi fakta tragis bahwa orang-orang Negro masih belum merdeka. Seratus tahun kemudian, kehidupan orang-orang Negro masih saja dilumpuhkan oleh borgol pemisah-misahan serta rantai diskriminasi. Seratus tahun kemudian, orang-orang Negro tinggal di sebuah pulau kemiskinan yang sepi di tengah lautan kemakmuran materi yang luas.
Seratus tahun kemudian, orang-orang Negro masih saja merana di pojok-pojok komunitas Amerika dan mendapati dirinya sebagai seorang terasing di tanahnya sendiri. Jadi kita datang ke sini hari ini untuk menampilkan sebuah kondisi yang memilukan. Dalam artian kita telah datang ke ibu kota negara kita untuk menguangkan selembar cek. Ketika para arsitek republik kita merumuskan kata-kata dari Undang-Undang [Konstitusi] dan deklarasi Kemerdekaan, mereka mendadatangani sebuah surat yang berisi perjanjian yang padanya setiap orang Amerika menjadi pewaris.
Surat ini merupakan sebuah perjanjian bahwa semua orang akan dijamin hak-hak kehidupan, kebebasan, serta pencarian kebahagiaannya yang tak dapat disangkal. Hari ini nyata bahwa Amerika telah gagal berkenaan dengan surat perjanjian ini sejauh terkait dengan warna kulit warga negaranya. Ketimbang menghormati kewajiban suci ini, Amerika telah memberikan cek kosong yang telah dikembalikan bertuliskan �dana tidak cukup.�
Tetapi kita menolak untuk percaya bahwa bank keadilan telah bangkrut. Kita menolak untuk percaya bahwa tidak ada cukup dana dalam lubang besar peluang bangsa ini. Jadi kita datang untuk menguangkan cek ini��cek yang akan memberikan kepada kita berdasarkan tuntutan kekayaan kebebasan dan keamanan keadilan. Kita juga datang ke tempat suci ini untuk mengingatkan Amerika mengenai kemendesakan [urgensi] yang sengit dari kata sekarang.
Ini bukanlah waktunya untuk terlibat dalam kemewahan dari penenangan atau meminum obat penenang dari faham ingin bertahap [gradualism]. Sekarang adalah saatnya untuk bangkit dari lembah pemisah-misahan yang gelap dan terkurung menuju jalan terang keadilan rasial. Sekarang adalah saatnya untuk membuka pintu kesempatan kepada seluruh anak-anak Allah.
Sekarang adalah saatnya untuk mengangkat bangsa kita dari pasir apung [perangkap bahaya] ketidakadilan rasial menuju batu padat persaudaraan. Akan fatal bagi bangsa ini bila tidak melihat mendesaknya saat ini dan mengangap remeh kebulatan tekad orang-orang Negro. Musim panas memanggang dari ketidakpuasan yang wajar dari orang-orang Negro tidak akan berlalu sampai adanya musim gugur kebebasan dan kesetaraan yang menyegarkan.
Tahun sembilan belas enam tiga bukanlah akhir, melainkan awal. Mereka yang mengharapkan bahwa orang-orang Negro perlu menghembuskan uap dan sekarang akan puas akan merasakan permulaan yang kasar jika bangsa ini kembali kepada urusannya seperti biasa. Tidak akan ada kedamaian dan ketenangan di Amerika sampai orang-orang Negro dianugerahi hak-hak kewarganegaraannya. Badai pemberontakan akan terus mengguncang landasan bangsa kita sampai hari cerah keadilan tiba.
Tetapi ada satu yang harus saya katakana kepada orang-orang saya yang berdiri di ambang pintu hangat yang menuju ke istana keadilan. Dalam poses perolehan tempat kita yang sejajar kita tidak boleh merasa bersalah dari perbuatan keliru. Mari kita berusaha untuk tidak memuaskan dahaga kita akan kebebasan dari cangkir kegeraman dan kebencian.
Kita selamanya harus melancarkan perjuangan kita di atas pesawat kehormatan dan disiplin yang tinggi. Kita tidak boleh membiarkan protes kreatif kita untuk turun menuju kekerasan fisik. Sekali lagi dan lagi kita harus bangkit menuju ketinggian agung melawan kekatan fisik dengan kekuatan jiwa.
Militansi baru yang menakjubkan yang telah melanda masyarakat Negro tidak boleh membawa kita untuk tidak memercayai seluruh orang-orang kulit putih, karena banyak dari saudara-saudara kita orang kulit putih, sebagaimana dibuktikan oleh kehadiran mereka di sini pada hari ini, telah menyadari bahwa nasib mereka terkait dengan nasib kita serta kebebasan mereka terikat secara tak terpisahkan pada kebebasan kita.
Kita tidak dapat berjalan sendiri. Dan sewaktu kita berjalan, kita harus berikrar bahwa kita akan maju terus. Kita tidak boleh mundur. Ada mereka yang bertanya kepada para penganut hak-hak sipil, �Kapan Anda akan merasa puas?� Kita tidak akan pernah puas selama tubuh kita, yang diberatkan oleh keletihan dalam perjalanan, tidak mendapatkan kamar di motel-motel di jalan raya dan hotel-hotel di kota.
Kita tidak dapat dipuaskan sejauh mobilitas mendasar orang-orang Negro adalah dari kelompok pinggiran yang kecil ke kelompok pinggiran yang lebih besar. Kita tidak dapat dipuaskan sejauh orang negro di Mississippi tidak dapat memilih [memberikan suara dalam pemilu] dan orang Negro di New York merasa bahwa dia tidak pempunyai apa-apa untuk dipilih. Tidak, tidak, kita tidak puas, dan kita tidak akan puas sampai keadilan mengalir turun bagaikan air dan kesalehan bagaikan aliran air yang besar.
Saya bukan tidak peduli bahwa beberapa dari Anda telah datang ke sini dari cobaan dan penderitaan yang hebat. Beberapa dari Anda datang barusan dari sel-sel yang sempit. Beberapa dari Anda datang dari kawasan di mana tuntutan Anda akan kebebasan meninggalkan Anda dikalahkan oleh badai penganiayaan dan diceraiberaikan oleh angin kebrutalan polisi. Anda telah menjadi veteran dari penderitaan yang diciptakan. Teruslah bekerja dengan keyakinan bahwa penderitaan yang tidak diinginkan akan mendatangkan penebusan. Kembalilah ke Mississippi, kembalilah ke Alabama, kembalilah ke Georgia, kembalilah ke Louisiana, kembalilah ke daerah kumuh dan daerah pinggiran di kota-kota kita bagian utara, dengan mengetahui bahwa entah bagaimana siatuasi ini dapat dan akan berubah. Janganlah kita terbenam dalam lembah keputusasaan.
Saya berkata kepada Anda pada hari ini, sahabat-sahabat saya, bahwa di balik kesulitan dan frustrasi saat ini, saya masih memiliki impian. Itu adalah impian yang mengakar secara mendalam pada impian orang Amerika. Saya memiliki impian bahwa suatu hari bangsa ini akan bangkit dan menjalankan makna sebenarnya dari pernyataan ikrarnya: �Kami berpegang pada kebenaran ini untuk menjadi kenyataan sendiri: bahwa semua manusia diciptakan setara.�
Saya memiliki impian bahwa suatu hari di bukit-bukit merah Georgia, para putra mantan budak dan para putra mantan pemilik budak akan dapat duduk bersama di meja persaudaraan.
Saya memiliki impian bahwa suatu hari bahkan negara bagian Mississippi, negara bagian gurun pasir, yang dipanggang oleh panasnya ketidakadilan dan penindasan, akan berubah menjadi oase kebebasan dan keadilan.
Saya memiliki impian bahwa keempat anak saya akan hidup di negara di mana mereka tidak akan dihakimi menurut warna kulit mereka tetapi menurut isi dari watak mereka.
Saya memiliki impian hari ini. Saya memiliki impian bahwa negara bagian Alabama, yang bibir gubernurnya sekarang ini dibasahi oleh perkataan menyela dan peniadaan, akan berubah menjadi situasi di mana anak-anak kecil lelaki dan perempuan kulit hitam akan dapat bergandeng tangan dengan anak-anak kecil lelaki dan perempuan kulit putih dan berjalan bersama sebagai saudara laki-laki dan saudara perempuan.
Saya meiliki impian hari ini. Saya memiliki impian bahwa setiap lembah akan ditinggikan, setiap bukit dan gunung akan direndahkan, tempat-tempat yang bergelombang akan diratakan, serta tempat-tempat yang berliku-liku akan diluruskan, dan kemuliaan Tuhan akan disingkapkan, dan seluruh daging akan melihatnya bersama.
Inilah harapan kita. Ini adalah keyakinan yang dengannya saya akan kembali ke Selatan, dengan keyakinan ini kita akan mampu meratakan gunung keputusasaan dengan batu pengharapan. Dengan keyakinan ini kita akan mampu mengubah dentingan sumbang bangsa kita menjadi simfoni persaudaraan.
Dengan keyakinan ini kita akan mampu bekerja bersama, berdoa bersama, berjuang bersama, masuk penjara bersama, berdiri bagi kebebasan bersama, dengan mengetahui bahwa kita akan dibebaskan pada suatu hari. Ini akan menjadi hari ketika semua anak-anak Allah akan mampu bernyanyi dengan makna baru, �Negeriku, untukmu, tanah kebebasan nan manis, untukmu aku bernyanyi. Tanah di mana ayahku mati, tanah kebanggan para pengembara, dari setiap lereng gunung, biarlah kebebasan berdering.�
Dan jika Amerika mau menjadi negara besar ini harus terjadi. Maka biarlah kebebasan berdering dari puncak bukit-bukit raksasa New Hampshire.
Biarlah kebebasan berdering dari gunung-gunung besar New York.
Biarlah kebebasan berdering dari sungai besar Allegheny Pennsylvania!.
Biarlah kebebasan berdering dari bebatuan bertutup salju di Colorado!
Biarlah kebebasan berdering dari puncak-puncak melengkung di California! Tetapi bukan hanya itu;
biarlah kebebasan berdering dari Gunung Batu di Georgia!
Biarlah kebebasan berdering dari Gunung Penjaga di Tennessee!
Biarlah kebebasan berdering dari tiap bukit dan gundukan tanah di Mississippi.
Dari setiap lereng gunung, biarlah kebebasan berdering. Ketika kita membiarkan kebebasan berdering, ketika kita membiarkannya berdering dari setiap desa dan setiap dusun, dari setiap negara bagian dan setiap kota, kita akan mampu mempercepat hari itu ketika seluruh anak-anak Allah, orang kulit hitam dan orang kulit putih, orang Yahudi dan orang bukan Yahudi, Protestan dan Katolik, akan mampu bergandeng tangan dan menyanyikan kata-kata lagu rohani kuno orang Negro, �Akhirnya bebas! Akhirnya bebas! Terima kasih Allah Mahakuasa, kami akhirnya bebas!

Ukuran akhir seorang manusia bukanlah di tempat dia berdiri di saat-saat nyaman dan kemudahan, tetapi di mana dia berdiri pada masa-masa tantangan dan kontroversi. Teman sesama yang sejati akan mempertaruhkan posisinya, prestisinya dan bahkan hidupnya bagi kesejahteraan orang lain. Di lembah bahaya dan jalan yang mengancam, dia akan mengangkat beberapa saudara yang terluka dan terpukul ke kehidupan yang lebih tinggi dan mulia. Dr. Marthin Luther King, Jr, �On BeingA Good Neighbor in Strength to Love, 1963
*Pidato M. L. King Jr. yang disampaikan di tangga Lincoln Memorial di Washington D.C. pada tanggal 28 Agustus 1963. Terjemahan diusahakan Fofou�s� buat pengunjung Situs Yaahowu.

sumber:http://niasonline.net/2007/08/30/i-have-a-dream-terjemahan/

10 Monster yang Sudah Punah (Untung Sudah Punah)

kebayang gak klo sekarang kita masih hidup sama monster2 prasejarah dijamin ngeri abis, nah untungnya kan sekarang udah punah tuh monster. pengen tau monster2 purba apa aja yang bisa bikin merinding di darat n laut

1.


cekidot
Megalodon
gambar




Megalodon adalah sebuah spesies ikan hiu purba raksasa. Hidup sekitar 20 hingga 1,2 juta tahun lalu, hiu ini berukuran lebih besar dari sebuah kapal pesiar. Namanya sendiri berarti �gigi yang besar�. Hewan ini termasuk jenis hiu perairan dalam yang jarang naik ke permukaan kecuali untuk mencari mangsa. Isu yang tersebar, meski hiu ini belum pernah ditemukan dalam keadaan hidup, banyak di antara kalangan ilmuwan berpendapat bahwa hiu ini masih hidup, dan termasuk fosil hidup. Keturunan dekat hiu ini adalah hiu putih.


2.


Pliosaurus
gambar




Pliosaurus termasuk genus dari reptil laut yang telah punah. Termasuk dalam keluarga Pliosauridae. Merupakan predator yang sangat besar dengan makanan utamanya adalah ikan, cumi-cumi dan reptil laut lainnya.
Pliosaurs menghantui lautan di dunia, menyerang dengan kekuatan dan kecepatan intens. Leher pendek dan rahang besar, mereka layaknya mesin pembunuh. Kerangka Pliosaur terbesar dengan panjang yang luar biasa, yaitu 52 meter, dengan total panjang kepala hampir 8 kaki.


3.


Gigantopithecus
gambar




Gigantopithecus yang menakutkan dapat berdiri tegak dan mengaum keras. Mereka adalah kera terbesar yang pernah ada. Gigantopithecus membuat rumahnya di hutan kaki bukit pegunungan China. Gigantopithecus hidup di pegunungan di China. Gigantopithecus hidup pada akhir periode Tersier sampai awal periode Kuarter. Diperkirakan Gigantopithecus memiliki tinggi sekitar 3 meter. Gigantopithecus memakan bambu dan tanaman lain.
Gigantopithecus ditemukan pertama kali tahun 1935, ketika seorang paleontolog Jerman menemukan fosil gigi yang dijual di toko obat China. Ia tahu bahwa gigi itu berasal dari primata yang belum teridentifikasi. Ada teori bahwa Gigantopithecus ini masih hidup sampai sekarang. Beberapa orang percaya bahwa hewan ini adalah yeti atau manusia salju yang katanya hidup di Himalaya.


4.


Helicoprion
gambar




Helicoprion merupakan jenis dari hiu yang hidup sekitar 300 tahun yang lalu. Berbeda dengan hiu modern, hiu ini memiliki gigi berbentuk lingkaran yang mengingatkan pada gergaji bulat.
Tidak ada lokasi yang pasti dari �gigi-bulat� itu, mengingat bahwa �gigi-bulat� tersebut merupakan satu-satunya fosil yang dikenali. Berdasarkan rekonstruksi dari para ahli, sampai saat ini disimpulkan bahwa �gigi-bulat� tersebut terletak di bagian depan rahang bawah, yang berfungsi untuk menggali.
Salah satu hipotesis menyebutkan bahwa gigi tersebut berfungsi untuk menjebol cangkang dari kerang yang merupakan salah satu makanannya. Selain itu, ada pula hipotesis yang menyebutkan bahwa hiu ini sering berenang ke arah kumpulan ikan, dan menjebak mereka di rahang-rahangnya yang tajam.


5.


Gastornis
gambar




Gastornis yang berarti �burung Gaston� merupakan salah satu jenis burung yang tidak dapat terbang yang telah punah. Sebelum ditemukan fosilnya, burung ini dikenal dengan sebutan Diatryma.
Gastornis memiliki paruh yang sangat mengagumkan . Berukuran besar dengan bentuk yang sedikit bengkok ke atas. Paruh tersebut dapat dijadikan bukti bahwa burung ini termasuk ke dalam golongan karnivora. Selain itu, kaki nya yang besar dapat dimasukkan sebagai bukti lainnya.


6.


Dunkleosteus
gambar




Tidak seperti hiu, yang telah bertahan selama lebih dari 400 juta tahun, Dunkleosteus memiliki jangka pendek dari 50 juta tahun. Mereka dapat mencapai ukuran tubuh hingga panjang 30 kaki dan beratnya lebih dari 4 ton.
Karena tubuhnya yang secara alami terbentuk seperti lapisan baja, hewan ini dapat dikategorikan sebagai hewan yang bergerak relatif lambat. Hewan ini dianggap hanya berdiam di bagian dasar dari lautan.
Selain gigi, bagian rahang depan dari hewan ini berbentuk seperti paruh yang sangat tajam. Hewan ini merupakan hewan yang memiliki gigitan paling kuat selain Pliocene shark Megalodon.


7.

Spoiler for cekidot:
Titanboa
gambar



Titanboa merupakan jenis ular yang hidup sekitar 58-60 juta tahun yang lalu. Para ahli menyimpulkan bahwa ukuran tubuh ular ini sangat luar biasa, dengan panjang maksimal 12-15 meter, dengan berat 1135 kg, dan diameter sekitar 1 meter.


8.


Orthocone
gambar




Sekitar 460 tahun yang lalu, orthocone adalah hewan terbesar yang ada di bumi dan merupakan predator yang terganas yang ada. Hewan ini hidup dengan cangkang konus yang sangat panjang (kira2 11 m). Tanpa sirip ataupun ekor.
Orthocone bergerak dengan cara mendorong air ke arah berlawanan dengan arah yang ingin dituju. Pergerakan vertikal dilakukan dengan mengontrol jumlah air laut yang ada di dalam cangkang.
Makanan dari hewan ini adalah beberapa anthropoda, seperti sea scorpion.


9.


Sabertooth
gambar




Sabertooth hidup beberapa juta tahun yang lalu saat bumi masih diselumuti es tebal pada Ice Age. Jenis sabertooth terbesar adalah Smilodon, yang berukuran sedikit lebih kecil dari panther akan tetapi memiliki bobot yang lebih berat yaitu 440 lbs. Beberapa Sabertooth bahkan dapat tumbuh hingga mencapai panjang 15 kaki. Makanan utama hewan ini adalah mamoth, antelop, rusa, dan kerbau.
Hal yang paling menakutkan dari hewan ini adalah taringnya yang sangat panjang yang dapat mencapai 28 cm. Beberapa ahli berpendapat bahwa kekuatan utama dari hewan ini bukan tertelak pada gaya gigitannya, akan tetapi pada kekuatan otot leher untuk mencabik mangsa dengan menancapkan taringnya pada mangsa tersebut. Sabertooth dapat membuka rahangnya hingga membentuk sudut 120 derajat. Jauh lebih besar daripada singa yang hanya 65 derajat.


10.

cekidot
SuperCroc (Sarcosuchus)
gambar



SuperCroc merupakan jenis buaya yang hidup 112 juta tahun yang lalu. Merupakan salah salah satu jenis buaya terbesar yang pernah ada. Memiliki panjang tubuh sekitar 12 meter dengan berat kira-kira 8-10 ton. Berdasarkan bukti fosil meunjukkan bahwa hewan ini hidup di daerah afrika yang pada zaman itu masih berupa dataran tropis.
Mata dari hewan ini dapat berputar ke atas dan memiliki fungsi sebagai teleskop. Para ahli berpendapat bahwa hewan ini menghabiskan banyak waktunya untuk bersembunyi di air untuk menunggu manganya.
Giginya yang tajam dan kuat berfungsi untuk mencengkram dan menghancurkan mangsa.


FOSIL-FOSIL
buat yg ga percaya klo ini makhluk pernah merajai bumi nih ane kasih fosilnya


fosil megalodon




fosil pliosaurus




fosil gigantopithecus




fosil helicoprion




fosil gastornis



fosil dunkleostus




fosil titanboa




fosil orthocone




fosil sabertooth




fosil supercroc



semoga bermanfaat...